Menu

Membagikan:

Kombinasi Modalitas Minimal Invasif Non-panas Untuk Mengobati Varises yang Rusak di VEC!

What is the primary goal of non-thermal, non-tumescent techniques in treating varicose veins?

Tujuan utama teknik non-termal dan non-tumescent dalam mengobati varises adalah untuk menutup atau mengangkat vena yang terkena secara efektif sambil meminimalkan ketidaknyamanan, risiko, dan waktu pemulihan pasien. Teknik-teknik ini bertujuan untuk meringankan gejala-gejala seperti nyeri, pembengkakan, dan rasa berat di kaki, serta memperbaiki penampilan kosmetik vena. Dengan menghindari metode berbasis panas dan anestesi tumescent, pendekatan ini berupaya menawarkan pilihan pengobatan yang lebih nyaman dan kurang invasif, sehingga pasien dapat kembali beraktivitas sehari-hari lebih cepat. Hal ini berpotensi mengurangi risiko cedera saraf, kerusakan jaringan di sekitarnya, dan meminimalkan trauma dan memar dibandingkan dengan teknik berbasis jantung seperti laser dan RFA.

Apa sajakah contoh teknik non-termal yang digunakan dalam perawatan vena?

Beberapa contoh teknik non-termal yang digunakan dalam perawatan vena meliputi:

  1. Skleroterapi: Tindakan ini dilakukan dengan menyuntikkan larutan sklerosan langsung ke dalam vena varises, menyebabkannya mengempis dan akhirnya memudar.
  2. Skleroterapi dengan Panduan Ultrasonografi: Suatu bentuk skleroterapi tingkat lanjut di mana pencitraan ultrasonografi digunakan untuk memandu suntikan ke dalam vena yang lebih dalam yang tidak terlihat oleh mata telanjang.
  3. Skleroterapi Endovenosa Mekanik Kimia (MOCA): Ini menggabungkan gangguan mekanis pada vena dengan suntikan sklerosan, yang secara efektif menutup vena melalui fibrosis, menggunakan alat yang disebut ClariVein.
  4. Flebektomi Rawat Jalan: Prosedur bedah minimal invasif yang melibatkan pengangkatan varises melalui sayatan kecil, dilakukan dengan anestesi lokal.
  5. Cyanoacrylate glue embolization is a relatively new, non-thermal technique used in the pengobatan varises. This method involves the use of a special type of medical adhesive, cyanoacrylate, to close off varicose veins. The device is called Venaseal and theoretically the main faulty vein under the surface of the skin can be closed through one small incision (<3mm) at the ankle by sealing it with this medical adhesive.

Di VEC, kami berusaha menawarkan solusi terbaik untuk menangani varises pada setiap pasien secara individual, dengan kombinasi terbaik dari perangkat modern. Selama kasus ini, Dr. Tang menggunakan perangkat Venaseal dan ClariVein untuk menutup vena trunkal utama yang rusak di bagian belakang betis dan di bagian dalam tungkai dan paha, serta menggunakan perangkat Vario baru untuk membuat busa yang lebih stabil guna mengelupas atau memblokir cabang vena yang lebih kecil di tungkai. Pasien pulang 2 jam setelah prosedur dengan berjalan kaki dengan ketidaknyamanan yang minimal. Tidak perlu melakukan anestesi umum di seluruh tubuh yang memungkinkan pemulihan menjadi lebih cepat dan lebih mudah.

Pesan janji temu Anda secara online

Proses janji temu online kami yang mudah digunakan memudahkan Anda memesan salah satu layanan dan dokter kami.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *